Arti dan Definisi TALQIN dalam Islam

Talqin Mayit
68 / 100

 

Masalah Talqin bagi umat Islam adalah masalah penting, karena persoalannya menyangkut setiap orang Islam yang mukallaf.

Semua orang akan mati, kalau tidak sekarang besok atau lusa, atau bila saja datang ajalnya. Sesudah mati ia dimasukan kedalam kubur, dibawah tanah ‘dan ditutup rapat. Hal ini tak ada kecualinya, baik si Badu tukang beca atau si Anu rajadiraja, semuanya akan masuk kedalam kubur. ‘

Pada ketika itu mulailah alam akhirat, alam barzakh. Batas antara alam dunia dengan alam akhirat ialah mati.

Dikubur, sesudah tanah pekuburannya ditimbun dan didatarkan ia akan didatangi oleh malaikat, namanya Munkar dan Nakir, akan bertanya ini dan itu, demikian diterangkan dalam hadits2 .yang sahih.

Kalau jawabannya betul dan tepat selamatlah orang ini selamanya, dan kalau salah terbenamlah ia kedalam neraka yang sangat ditakuti oleh seluruh orang yang beriman.

Menurut pengajian yang sudah lama, sudah dari’ zaman sahabat2 Nabi, zaman Tabi’in dan Tabi’ Tabi’in dan terus kepada zaman ulama2 ”salaf dan khalaf”, sekalian orang mati itu ditalqinkan, yakni di-ingatkan oleh orang yang hidup jawaban2 yang semestinya, yang harus dijawabkannya kepada malaikat2 penanya itu.

Memberi ingat itulah yang dinamakan Talqin.

Sudah lama orang mengamalkan hal itu, tetapi dalam tahun2 terakhir ada orang yang menyanggah yang mengatakan bahwa Talqin itu tak berguna, karena orang yang sudah mati tak bisa diajari lagi, katanya.

Ulama2 dalam Madzhab Syafi’i, dan mungkin juga dalam Madzhab2 yang tiga yang lain, semuanya memfatwakan bahwa Talqin’ itu sunat hukumnya, berguna dan berfaedah bagi mayat yang sudah dikuburkan.

Bagaimana cara ulama2 itu ber-istidlal, cara mengeluarkan hukumdari Quran dan Hadits, inilah yang akan dibahas dalam masalah ini. Bacalah baik2 dengan tenang, mudah-mudahan besar faedahnya bagi kita dan bagi saudara2 kita yang telah wafat atau yang akan wafat.

ARTI TALQIN

Arti Talqin dalam bahasa ”Arab ialah ”tafhim”, yakni memahamkan!” kan atau memberi faham (Qamus al Muhith, Juz IV, hal. 268),
Qamus al Marbawi memperluas arti itu, yaitu: ”mengajar Dan memberi ingat ” (Al Marbawi hal. 225). ‘
Qamus Munjid lebih memperluas lagi, yaitu: Memberi peringatan dengan mulut secara berhadap-hadapan (Munjid Hal. 780).

Adapun arti Talqin menurut istilah agama adalah:

1. Mengajarkan kepada orang yang akan wafat kalimah Tauhid, yaitu ”Laa Ilaaha illALLAH”.

2. Mengingatkan orang yang sudah wafat dan baru saja dikubur beberapa hal yang penting baginya untuk menghadapi Malaikat Munkar dan Nakir yang akan datang menanyai mereka.