Pena SAFA – IZINKAN NAMAMU TETAP DALAM BAIT DOA | Musikalisasi Puisi

Pena SAFA - IZINKAN NAMAMU TETAP DALAM BAIT DOA | Musikalisasi Puisi 1

 

Ijinkan Namamu Tetap Dalam Bait Doaku

Seandainya aku mengenalmu tidak hari ini
Seandainya kita saling menyapa lebih dari waktu itu
dan seandainya aku dan kamu bertemu bukan sekedar untuk bercerita
Akh…sudah cukup, sudah cukup aku beradu dengan kata “seandainya”
karena aku tahu itu bukan pelipur untuk sebuah lara yang memang ada…
Biarkan aku tetap berdiri, menata hati untuk kembali dalam diam akan sebuah rasa
Rasa yang seharusnya tak secepat ini aku padamkan dengan pisau kesakitan
Rasa yang seharusnya tak pernah aku coba untuk menyentuhnya,
salah memang aku salah….
mempercayai rasa yang menggoda pada dia yang baru aku sapa…
menaruh harap pada dia yang tak pernah melihatku slalu di belakangnya…

Kini aku tersadar tanpa mengerti apa yang akan aku rasa
Kembali pada lantunan bait doa pada Nya, Sang Maha Cinta
begitulah aku beradu kata dalam keikhlasan yang nyata
Tak perlu aku merintih dalam tangis dan sesal karna sebuah rasa
aku akan tetap menjadi wanita yang yang hanya kembali pada Nya
Dalam bait doa yang melangit, aku pasrahkan rasa yang tersisa
aku hanya bisa menaruh harap bukan pada kata yang tak lagi berpinta
karena sungguh aku tersadar bersama Pelukan dari Nya, Sang Maha Cinta

Hai, kamu, pemilik nama yang pernah aku selipkan dalam doa
tak perlu kau sembunyi dan mendapati sebuah sesal karna tak bicara
memang namaku tidak akan pernah hadir dalam setiap doamu pada Nya
tapi tidakkah aku dan kamu pun tak tahu, nama yang tertulis di Lauhfil Mahfud Nya
Jadi, salahkah jika aku tetap selipkan namamu diantara rangkai kata dalam doaku
dan aku pun akan tetap berpinta pada Nya dalam diam akan rasa yang pernah terluka
hanya sebuah nama yang tetap aku coba jaga dalam bait doaku pada Nya
dan tak lagi berharap pada yang selain Dia, Sang Maha Cinta
dan kini aku ikhlaskan hanya DIA yang memilihkan…

Karya : Pena SAFA