Rahasia Firasat dengan Setetes Kebeningan Hati

Tetes-Kebeningan-Hati

Tetes-Kebeningan-HatiFirasat merupakan salah satu alur Allah sebagai wujud adanya kesengajaan gerak hati untuk menelusuri suatu ketentuan hakiki dalam hati nurani seseorang. Makna terminologinya, firasat adalah nuansa yang dating menelusup dalam hati secara tiba – tiba guna menelusuri segala sesuatu yang (teranggapkan) berlawanan dengan diri seorang hamba, dimana suatu hal tersebut memiliki ikatan ketentuan hakiki pada diri pribadi masing – masing. Ikatan ketentuan hakiki yang dimaksud adalah dasar alamiah yang Allah tetapkan dalam setiap gerak hati seorang hamba yang kemudian dapat Anda saksikan sebagai nilai karakter pribadi yang mempengaruhi pergolakan alami hati, piker dan tubuh kita.

Sesungguhnya firasat itu merupakan wujud keistimewaan seorang hamba, atas dasar pengaruh dari ikatan ketentuan hakiki dengan gerak hati, pikir serta tubuh manusia, dengan atas kehendak Allah. Sehingga termunculkanlah kriteria murni dari potensi keimanan hamba pada Sang Khalik, Allah SWT. Kriteria inilah yang akan mengoptimalkan gerak firasat hati sesuai dengan penyikapan diri pribadi hamba tersebut kepada segala alur yang Allah perjalankan untuknya.

Firasat dapat dinyatakan sebagai suatu alur kehendak Allah yang memiliki hubungan erat dengan segi kewaspadaan. Sebagaimana yang terkandung dalam Q.S Al Hijr : 75. Kewaspadaan akan suatu hal lebih bersifat menjaga/memelihara gerak firasat hati untuk teryakinkan dalam setiap kalbu manusia. Firasat pun akan semakin tajam serta semakin menyentuh sisi Al Haqq Allah, saat seseorang selalu sadar akan keberadaan Allah dan hanya memfokuskan diri pada Allah SWT. Insya Allah, jika semakin tajam firasat seseorang (dengan selalu sadar akan Allah dan focus hanya kepada Allah pula) maka mampu menembus sisi kefasikan suatu kaum, dengan atas kehendak Allah pula.